Tim PPK Ormawa DPM FKIP UNTIDAR
MAGELANG (kampusjateng.com)- 18 Juli 2024 – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) yang digagas oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dengan mengusung tema “Optimalisasi Pengembangan Produksi Makanan Unggulan Lokal Berbasis Technososiopreneur untuk Pemberdayaan UMKM di Desa Payaman” .
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pengusaha UMKM setempat.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
1. Mengadakan pelatihan dan sosialisasi dengan Disperindag, Halal Food Yajri, dan UMKM B3 NU (Berbagi, Bersama, Bersahaja) untuk mengembangkan UMKM Desa Payaman.
2. Melakukan pelatihan pembuatan akun OSS untuk membuat NIB, mengajarkan strategi untuk meningkatkan kesadaran produk dan penjualan online menggunakan media sosial, periklanan online, dan SEO.
3. Mengadakan sosialisasi terkait sertifikasi halal dan proses standarisasi yang dibantu pihak pemerintah setempat.
Rangkaian kegiatan PPK ORMAWA ini dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan program kepada masyarakat pada awal Juli. Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan selama dua hari, yaitu tanggal 16-17 Juli 2024.
Pada hari pertama bertepatan hari Selasa, 16 Juli 2024 di Balai Desa Payaman dilakukan pelatihan pendampingan pengajuan “Nomor Induk Berusaha” (NIB) serta pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas produk lokal oleh Pujianto, SE, M.Ag., CPC. dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang (Disperindag).
Zahra selaku ketua PPK Ormawa DPM FKIP Untidar menyampaikan bahwa dari Disperindag memberikan informasi terkait kualitas produk makanan yang baik, seperti pemilihan bahan makan, pengolahan makanan, pengemasan, dan lainnya. Kemudian diakhir ada pendaftaran OSS untuk pembuatan NIB.
Dalam pelaksanaan acara tersebut, tamu undangan yang terdiri dari pelaku UMKM dan perwakilan ibu PKK per dusun diharuskan untuk membawa KTP dan handphone.
”Ada beberapa hal yang dibawa tamu undangan, waktu membagikan undangan per dusun itu kami meminta tamu undangan untuk membawa HP dan KTP buat hari pertama, hari keduanya kami meminta untuk membawa sampel produk” Ujar Zahra.
Kegiatan berlanjut pada hari Rabu, 17 Juli 2024 di lokasi yang sama dengan pemateri dari Halal Food Yajri dan UMKM B3 NU. Ahmad Ulil Albab dari Halal Center Pondok Yajri LP3H PP Sirojul Mukhlasin II Payaman memberikan informasi mengenai perijinan sertifikat halal.
Sementara itu, UMKM B3 NU menyampaikan sosialisasi mengenai “UMKM dan Legalitas Usaha” oleh Mundzakir, pemilik Dzikri Herbal.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Payaman, Ir. Syaifudin Azhari dan dihadiri oleh Dr. Farikah, M.Pd., selaku dosen pendamping PPK Ormawa DPM FKIP Untidar yang ikut serta memberikan sambutan pengantar.
Sosialisasi dan Pelatihan ini dimulai pukul 13.00 WIB dihadiri oleh pelaku UMKM dan perwakilan ibu PKK per dusun termasuk Dusun Karanggeneng, Dusun Gembongan, Dusun Tegowanon, Dusun Ngeletoh, Dusun Kauman, Dusun Karang Boyo, Dusun Malangan, Dusun Sidorejo Pondok Asri, dan Dusun Kalibening.
Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat setempat. Mereka merasa puas dengan pelatihan dan sosialisasi yang diberikan serta berharap program ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Program ini diharapkan mampu mendorong UMKM di Desa Payaman untuk lebih inovatif dan kompetitif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan technososiopreneur. (Fkh/kj01)


